Golepi

Situs yang Membahas Serba-serbi Teknologi | Laptop, Komputer, Smartphone, Harga, Review, Tips, dan Tutorial

Minggu, 14 Januari 2018

Laptop Terbaik untuk Mahasiswa Arsitektur dan Arsitek Professional

Laptop terbaik yang cocok untuk arsitek sepertinya harus dicari dengan penuh kecermatan. Pasalnya, profesi arsitek juga memerlukan alat untuk membantu proyek dan tugas yang cukup rumit. Maka dari itu, para arsitek maupun mahasiswa jurusan arsitektur sepertinya membutuhkan laptop yang bisa menunjang kebutuhan kerjanya.


Laptop untuk arsitektur mungkin memang harus memiliki spesifikasi yang di atas rata-rata. Penggunaan aplikasi CAD, blender, SketchUP dan aplikasi arsitektur lainnya  biasanya mengharuskan performa laptop yang cukup mumpuni.

Spesifikasi seperti prosesor, memori, layar dan kartu grafis harus bisa menunjang segala aktivitas rancang bangun atau arsitektur. Berikut ini hal-hal yang wajib kamu perhatikan sebelum membeli laptop untuk arsitektur.
  • Prosesor Minimal Core i3
Kalau kamu ingin kinerja yang mulus di bidang arsitektur, kamu wajib memilih laptop dengan prosesor yang cepat. Saat ini, mayoritas pengguna sepertinya lebih menyukai prosesor besutan Intel dengan tingkat frekuensi GHz yang cukup tinggi agar pekerjaan mereka bisa lebih maksimal.

Rekomendasi terbaik kami, cobalah gunakan prosesor Intel Core i3, Core i5, Core i7, AMD A8 dan AMD A10. Laptop dengan prosesor seperti ini biasanya lebih enak digunakan.
  • RAM Minimal 4 GB
Semakin besar RAM sebuah laptop, maka semakin baik pula kinerja laptop tersebut. Laptop dengan RAM yang cukup besar akan jarang menemui masalah seperti laptop lemot atau ngehang. Spesifikasi yang seperti ini bisa memudahkan kinerja saat menjalankan aplikasi secara bersamaan (multitasking).

Selain itu, kamu juga perlu memastikan bahwa laptop yang kamu pilih memiliki slot tambahan untuk upgrade atau ganti RAM jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
  • Kartu Grafis atau VGA Memadai
Kartu grafis sepertinya menjadi poin yang perlu diperhatikan selanjutnya. Pasalnya, komponen ini cukup penting untuk menunjang berbagai keperluanmu di dunia arsitektur. Untuk melakukan pekerjaan seperti desain grafis, rancang bangun, desain 3D atau editing sketsa kamu sangat memerlukan VGA yang handal.

Kamu juga harus memastikan bahwa laptop yang dipilih menggunakan VGA terpisah seperti model ATI radeon atau NVIDIA GeForce. Hal ini tentu saja untuk memaksimalkan kinerja laptop, khususnya dari segi grafis.
  • Storage Harddisk Cukup
Yang perlu diperhatikan ketika memilih harddisk yaitu RPM, buffer, merk dan tentu saja kapasitasnya. Ukuran kapasitas harddisk akan sangat menunjang aktivitasmu di dunia arsitektur, khususnya untuk menyimpan berbagai file yang cukup penting.

1. Lenovo IdeaPad Yoga 3 Pro

Buat kamu yang suka desain laptop yang futuristik dengan kinerja yang tinggi, coba deh pakai laptop Lenovo IdeaPad Yoga 3 Pro ini. Dengan konsep layar yang bisa ditekuk, laptop ini bisa dipakai dalam berbagai macam kondisi.

Hal ini tentunya bisa membuatmu lebih nyaman saat menggunakannya, apalagi dengan didukung prosesor Intel M-5Y70 dan memori RAM 8 GB. Ini bisa membuatmu semakin cinta dengan laptop yang satu ini.

2. HP Zbook G3

Laptop ini  kerap kali menjadi pertimbangan para arsitek atau mahasiswa arsitektur dalam memilih sebuah laptop untuk menunjang tugas dan pekerjaannya. Selain didukung grafis yang elegan, layarnya juga sudah sekelas 4K sehingga bisa memanjakan para penggunanya.

Prosesor dan VGA dari laptop ini termasuk kelas middle-end ke atas yang menawarkan performa yang tidak kalah cepat dengan laptop lainnya. Selain itu, berat laptop HP Zbook G3 juga ringan yaitu sekitar 2 kg saja. Ini sangat memudahkanmu jika ingin membawanya bepergian ke luar kota.

3. HP 14-am129TX

Laptop besutan HP yang satu ini memang sepertinya sangat cocok digunakan untuk mahasiswa arsitektur atau arsitek yang sudah professional. Spesifikasi nya berada pada kelas middle-end yang cukup menunjang berbagai aktivitas desain dan arsitektur.

Prosesor yang diusung sudah menggunakan Intel Core i5-7200U yang sudah cukup bagus untuk performa yang stabil.

RAM laptop ini sudah menggunakan 4 GB, harddisk 1 TB dan VGA R5 M430 2GB. Selain itu, laptop ini juga telah menggunakan sistem operasi terbaru Windows 10, ini tentu menjadi poin plus bagi kamu yang ingin serius mendalami bidang arsitektur.

4. Toshiba Qosmio X875-Q7190

Laptop dari merk Toshiba juga sepertinya tak mau ketinggalan untuk membuat laptop yang cocok untuk para arsitek. Salah satu contohnya yaitu Toshiba Qosmio X875-Q7190 yang memiliki layar berukuran 17.3 cm dengan kualitas layar Full HD yang benar-benar tajam.

Laptop ini juga menawarkan prosesor dan kartu grafis yang gahar, wajar saja bila laptop ini sangat recomended untuk orang-orang yang berkecimpung di dunia arsitektur.

5. Dell Inspiron i7559

Laptop Dell Inspiron i7559 merupakan laptop besutan Dell yang memiliki kartu grafis yang cukup bagus, hal ini tentu sangat cocok untuk digunakan para arsitek. Kartu grafis yang ditawarkan laptop ini sudah menggunakan NVIDIA GeForce GTX 960 dengan kapasitas 4 GB.

Jadi, kalau bicara mengenai performa grafis, laptop ini sudah tidak perlu diragukan lagi. Apalagi dengan prosesor Intel Quad Core i7-6700HQ, laptop ini siap melibas aplikasi-aplikasi yang cukup berat. Bahkan untuk rendering sekalipun, laptop ini bisa memberikan hasil yang memuaskan.

6. Asus Zenbook UX305

Laptop Asus Zenbook UX305 ini juga bisa kamu pertimbangkan saat memilih laptop untuk kebutuhan arsitektur. Dengan prosesor kelas atas besutan Intel dan RAM berkapasitas 8 GB, laptop ini bisa memberikan sensasi yang ngebut saat digunakan.

Selain itu, laptop ini juga sudah didukung fitur data flash yang memungkinkan proses dan akses data lebih cepat, bahkan hingga 6 kali lebih cepat dibandingkan laptop-laptop kebanyakan. Dalam bidang arsitektur, hadirnya fitur ini pasti akan membantu sekali.

7. Asus X555QG-BX121D

Satu lagi laptop besutan Asus yang bisa jadi rekomendasi untuk para arsitek. Mengusung prosesor AMD A12-9700P dan RAM 8 GB DDR4, laptop ini siap untuk menjajal berbagai aktivitas di dunia arsitektur. Untuk ukuran layarnya sendiri sekitar 15.6 inch, VGA AMD R8 M435DX dan penyimpanan sebesar 1 TB HDD. Harga laptop ini juga tidak terlalu mahal, hanya sekitar Rp 7 jutaan saja.

8. Asus Transformer Flip TP301UJ-DW081D

Dengan membawa prosesor papan atas Intel Core i5-6200U, laptop ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas para arsitek. Meski layarnya cukup minimalis yaitu sekitar 13.3 inch, laptop ini bisa menunjang berbagai aplikasi kelas berat.

Dengan didukung RAM 4 GB, harddisk 1 TB dan VGA GT920M 2GB, laptop ini bisa membantu berbagai pekerjaanmu dengan lebih mudah. 

Baca juga :
Rekomendasi laptop terbaik untuk mahasiswa arsitektur dan arsitek professional sebenarnya cukup banyak pilihannya. Hanya saja, diperlukan ketelitian saat membeli apakah akan cocok dengan pekerjaan kita atau tidak.

Untuk keperluan arsitektur, sepertinya laptop kelas middle-end bisa menjadi pilihan yang terbaik. Minimal nya, laptop arsitektur sudah menggunakan prosesor Intel Core-i3, harddisk 500 GB dan VGA sekelas R5 atau NVIDIA GeForce. 

Dengan memilih spesifikasi laptop yang di atas rata-rata, tugas-tugas arsitektur mungkin bisa diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien. Kamu juga tidak pusing karena masalah seperti ngelag, lemot atau ngehang.

Silakan tinggalkan pesan jika Anda punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan.

 
Back To Top