GoLepi

Situs yang Membahas Serba-serbi Teknologi | Laptop, Komputer, Smartphone, Harga, Review, Tips, dan Tutorial

Selasa, 20 Februari 2018

Pengertian VGA Card, Jenis-jenis dan Fungsinya, Lengkap!

VGA card merupakan sebuah komponen komputer yang digunakan untuk pemroses output grafis yang ditampilkan pada layar monitor LCD. Kepanjangan dari VGA itu sendiri yaitu Virtual Graphic Adapter dimana memiliki fungsi untuk melakukan hal-hal yang berhubungan dengan grafis.

VGA ini juga sering disebut dengan graphic card, video card, display adapter, graphic adapter, graphic board dan kartu grafis. Jadi jangan heran kalau ada orang yang menyebut VGA dengan beberapa istilah yang telah kami sebutkan tadi.

Pengertian VGA Card, Jenis-jenis dan Fungsinya
Pengertian VGA Card, Jenis-jenis dan Fungsinya

Bagi yang sudah sering mengutak-utik komputer pasti tahu bentuknya seperti apa karena memang cukup mudah dikenali. Apalagi para gamers, pasti sudah sangat familiar dengan komponen komputer yang satu ini.


Dengan keberadaan VGA, aktivitas gaming pasti akan terasa lebih hidup dan menyenangkan begitu juga dengan para professional yang bergelut dengan dunia animasi, editing dan desain.

Kalau kamu gagal paham maksud kami, simak penjelasan mengenai VGA berikut ini…

1. Pengertian VGA Card

Seperti yang sudah sedikit kami singgung sebelumnya, VGA adalah hardware komputer yang berguna untuk memproses informasi grafis dan visual pada laptop atau komputer pengguna sehingga bisa tampil di layar LCD. Karenanya, kamu tidak akan bisa melihat tampilan grafis seperti tulisan ini tanpa VGA di laptop/komputermu.

Standar tampilan komputer analog ini dikeluarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Meski standar VGA sudah tidak lagi digunakan, namun konsep VGA ini masih digunakan pada komponen komputer dan laptop.

Untuk saat ini, pemroses desain grafis dan game modern terkini dibutuhkan VGA yang cukup mumpuni. Merk yang bagus untuk aktivitas ini yaitu Nvidia GeForce dan AMD ATI Radeon.

2. Fungsi VGA Card

Fungsi utama VGA card ini memang ditujukan untuk menerjemahkan keluaran laptop/komputer ke layar monitor. Jelasnya, VGA ini mampu mengolah hal-hal berbau grafis seperti merender 2D/3D, docoding MPEG-2/MPEG4 dan masih banyak lagi.

Selain fungsi utamanya itu, VGA juga bisa digunakan untuk menghubungkan laptop/komputer dengan TV atau ke beberapa monitor LCD sekaligus. Untuk VGA zaman sekarang biasanya sudah mampu menghasilkan output sound ke perangkat yang terhubung, jadi kamu tidak perlu khawatir lagi mengenai suara.

Karena cara kerja VGA yang saling terhubung dengan CPU, maka VGA ini bisa mengambil berbagai data dan informasi dari CPU lalu diproses sedemikian rupa hingga akhirnya bisa terlihat di layar monitor.

Pada beberapa kasus, VGA default akan kurang powerfull untuk kebutuhan desain, editor dan gaming. Diperlukan VGA card tambahan yang kualitasnya di atas rata-rata sehingga mampu meningkatkan dapur pacu sebuah laptop dan komputer. Apalagi karena VGA ini memiliki RAM, pengatur daya dan pendingin sendiri yang tidak akan membebani komponen lain yang ada pada laptop atau komputer.

3. Bagian-bagian VGA Card

Pengertian VGA Card - Bagian-bagian VGA

Struktur VGA ini menyerupai komputer namun versi mini. Di dalam VGA sendiri terdapat prosesor yang disebut dengan GPU (Graphic Processing Unit) beserta kapasitas memori. GPU ini bisa menjadi panas ketika digunakan jadi membutuhkan kipas sebagai pengalir panas. Hal ini juga karena GPU itu sendiri mempunyai suhu optimal dan tidak boleh terlalu panas. Kalau terlalu panas (overheat), maka VGA card bisa rusak bahkan pada beberapa kasus sampai tidak bisa digunakan kembali. Secara umum, komponen-komponen VGA bisa kamu lihat penjelasannya di bawah ini:
  • GPU (Graphic Processing Unit)
GPU atau VPU (Visual Processing Unit) merupakan komponen yang didesain untuk memanipulasi dengan cepat serta memodifikasi memori untuk mempercepat pembuatan gambar pada frame buffer. Jika diibaratkan, GPU ini sama tugasnya dengan CPU yang dipercaya sebagai ‘otak’ sebuah komputer. Namun bedanya GPU di rancang hanya untuk pengolahan grafis saja bukan untuk menangani sebuah sistem komputasi yang lebih kompleks.
  • Heat Sink
Dulu VGA card mungkin belum memiliki heatsink sebagai penghantar panas, namun VGA saat ini sepertinya mayoritas sudah menggunakannya. Dengan adanya heatsink ini, suhu yang ada pada GPU bisa ditekan siminimal mungkin. Apalagi biasanya heatsink juga dilengkapi dengan kipas untuk mengeluarkan panas pada VGA card.

Pada beberapa model VGA card, ada juga yang tidak didukung heatsink melainkan menggantinya dengan sejenis cairan pendingin.
  • Memori
Komponen yang satu ini biasanya digunakan sebagai tempat penyimpanan tekstur dan informasi grafis. GPU akan mengambil data dari memori lalu memprosesnya dan disimpan kembali di memori untuk selanjutnya diteruskan ke RAMDAC (Random Access Memory Digital to Analog Converter) hingga akhirnya tampilan grafis bisa terlihat di layar.

4. Jenis-jenis Memori VGA

Kalau kita klasifikasikan VGA berdasarkan memori yang digunakannya, maka VGA card bisa kita bedakan menjadi beberapa jenis. Berikut penjelasannya…
  • DRAM (Dynamic RAM)
VGA card yang memakai memori Dynamic RAM umumnya memiliki kecepatan 80 ns atau 70 ns dan banyak digunakan untuk 8, 16 atau 32 bit. Selain itu, ada juga MD-RAM (Multiple Dynamic RAM) yang memakai DRAM berlapis ganda.

Penggunaan DRAM biasanya untuk komputer kelas entry level yang biasanya tidak membutuhkan tingkat warna dan kecepatan yang tinggi.
  • VRAM (Video RAM)
Kartu grafis yang menggunakan memori VRAM biasanya memiliki kecepatan 20 ns atau 10 ns (lebih cepat dibanding DRAM). Penggunaan Video RAM diperuntukkan komputer dan laptop kelas high-end dimana mampu mengerjakan aktivitas berat seperti desain dan gaming. Wajar jika VGA yang menggunakan VRAM biasanya cenderung lebih mahal dibanding DRAM.

Contoh kartu grafis yang memakai VRAM yaitu Diamond Stealth 3000 3D, Diamond Stealth dan Diamond Fire GL.
  • EDO RAM
VGA card yang terintegrasi EDO RAM memiliki kecepatan 60 ns sampai 35 ns dan biasanya digunakan pada kartu grafis 64 bit.

EDO RAM yang banyak digunakan saat ini memiliki kecepatan sekitar 60 MHz 60/40ns. Contoh dari penggunaan EDO RAM dalam VGA card yaitu Diamond Stealth 2000 3D, ATi Mach 64 dan WinFast S280/S600 3D.
  • SGRAM (Synchronous Graphic RAM)
Beberapa VGA card yang menggunakan memori SGRAM biasanya berkecepatan kurang dari 10 ns dimana menggunakan dasar pada teknologi SDRAM pada memori utama komputer.

Jenis VGA yang satu ini lebih ditujukan untuk kalangan high-end dan enthusiast dimana mampu menjalankan grafis super gahar dengan kemampuan 3D accelerator.

Contoh VGA card yang menggunakan SGRAM yaitu ASUS 3D Explorer, Diamond Stealth II S220, Matrox Mystique 3D, Matrox MGA Millenium, ATI Rage II 3D Pro, Diamond Stealth II S220, dan Diamond Viper.
  • RAMBUS
Jenis VGA card yang menggunakan memori RAMBUS memang jumlahnya tidak banyak karena biasanya dipakai untuk mesin game seperti Sega dan Nintendo.

Saat ini mungkin hanya VGA produksi Creative Labs yang sudah menggunakannya (MA-332 Graphic Blaster 3D, Graphic Blaster xXtreme dan MA-302).

5. Jenis-jenis VGA Card

VGA card pada dasarnya terbagi menjadi 2 yaitu VGA On-board dan VGA Off-board. Mari kita simak lebih dalam diantara keduanya.
  • VGA On-board atau VGA Integrated
VGA onboard ini biasanya sudah terpasang pada motherboard, jadi memang sudah jadi bawaan. Untuk kualitas yang dihasilkan, VGA jenis ini kurang begitu bagus untuk aktivitas berat. Tetapi masih bisa digunakan untuk mengakses program ringan seperti Ms. Office atau game ringan (zuma, chess, solitaire).

Pengertian VGA Card - Jenis-jenis VGA

Perlu kamu tahu juga, VGA onboard ini akan mengurangi jumlah memori induk, jadi kalau kamu mempunyai 2 GB maka VGA onboard bisa menempati ruang sekitar 256 MB. Jadi, total jumlah memori yang digunakan adalah selisih dari penggunaan VGA onboard tersebut. Kalau dihitung sekitar 1744 Mb (2000 - 256). Namun ada sedikit pengecualian, kalau kamu menggunakan motherboard yang jenisnya auto sharing biasanya akan membagi penggunaan memori siste  dan VGA secara otomatis.
  • VGA Off-board atau VGA Add-on
Sesuai namanya, VGA jenis ini memang belum terintegrasi pada motherboard sehingga kualitasnya bisa lebih baik dari VGA onboard. Kita bisa membeli komponen ini secara terpisah sesuai keinginan dan kebutuhan kita. Untuk VGA offboard sendiri kita bisa membaginya lagi menjadi beberapa jenis seperti VGA AGP, VGA PCI dan VGA PCI Express.

6. Kelebihan dan Kelemahan VGA Onboard dan VGA Offboard

Sampai poin ini, saya rasa kamu sudah tahu mengenai VGa onboad dan offboard. Dilihat dari beberapa sisi, keduanya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mari kita bahas lebih mendalam.
  • Keunggulan dan Kekurangan VGA Onboard
Kelebihan VGA Onboard yaitu karena keberadaannya yang sudah satu paket dengan motherboard sehingga kecil kemungkinannya mengalami masalah saat digunakan. Apalagi kehadiran VGA onboard ini benar-benar gratis dan tidak perlu membelinya lagi. Kamu hanya tinggal duduk manis dan menggunakan laptop atau komputer sebagaimana mestinya. Setiap kamu membeli motherboard maka VGA onboard pasti sudah otomatis ada. Hal ini tentu menjadi kabar gembira buat kamu yang mempunyai dana terbatas untuk kebutuhan komputasi.

Sedangkan untuk kekurangan VGA Onboardnya sendiri, tampilan grafisnya kurang begitu mumpuni. Selain itu, VGA ini juga memiliki penggunaan memori utama pada laptop atau komputer untuk memakai VGA ini. Kalau RAM terbatas, maka laptop dan komputer menjadi cukup lemot saat digunakan.
  • Keunggulan dan Kelemahan VGA Offboard
Kelebihan VGA Offboard bisa melakukan performa yang cukup bagus dari berbagai sisi terutama masalah grafisnya. VGA jenis ini bisa melakukan pekerjaan rendering berat dan tidak akan memengaruhi kinerja memori utama dalam laptop atau komputer. Proses grafis dan rendering tidak akan bisa membebani prosesor dan RAM.

Untuk kekurangan VGA Offboard-nya sendiri biasanya hanya terletak pada budget. Kalau kamu ingin membeli VGA offboard untuk gaming, maka budget yang harus dikeluarkan cukup besar.

7. Tipe Slot VGA Card

Pengertian VGA Card - Tipe Slot VGA

Untuk memasang VGA offboard, kita biasanya memerlukan slot khusus VGA card. Kalau di komputer biasanya aka nada beberapa slot yang jenisnya lebih dari satu, ada yang versi lama dan versi terbarunya. Kalau kamu penasaran, berikut adalah tipe slot VGA card yang perlu kamu tahu:
  • ISA
ISA atau Industry Standard Architecture merupakan standar slot VGA yang digunakan pada akhir tahun 1980-an. Untuk teknologi slot ekspansi ISA bus sistem I/O 8 Bit diperkenalkan pertama kali pada tahun 1981 sedangkan untuk teknologi slot ekspansi ISA bus I/O 16 bit diperkenalkan pertama kali pada 1984. 

Akan tetapi standar penggunaan slot ISA saat ini jarang sekali digunakan pada motherboard saat ini. Selain kecepatan transfer datanya yang sangat lambat yaitu sekitar 2-3 megabytes/detik, tampilan kehalusan gambar yang ditampilkan juga sangat minim. Belum lagi kombinasi warna yang sangat terbatas menjadikan slot VGA ini sudah dilupakan.
  • EISA
EISA (Extended Industry Standard Architecture) merupakan kelanjutan dari ISA dimana menggunakan bis 32 bit I/O-nya. Sama dengan ISA, jenis VGA ini mempunyai kecepatan, kombinasi warna dan kehalusan gambar yang terbatas.

Jenis VGA ini pertama kali dirilis pada tahun 1988 oleh Gang of Nine. Tegangan yang digunakan sekitar 5 volt & 12 volt, kecepatan transfer 32 MB/s dan clock speed mencapai 8,33 MHz.
  • AGP
Accelerated Graphics Port atau AGP adalah slot yang diperkenalkan sejak tahun 1996-an silam. Semakin berjalannya waktu, VGA jenis AGP juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Terbukti, slot jenis ini mempunyai 4 jenis model berdasarkan tingkat kecepatannya yaitu AGP 1X, 2X, 4X dan 8X.

Angka ini juga bisa dianggap untuk mewakili kecepatan dari AGP itu sendiri dimana AGP 8X merupakan yang paling cepat dengan tingkat kecepatan transfer mencapai 2,1 gigabytes setiap detiknya. Berikut adalah nilai voltase yang digunakan:
  1. AGP 1X dan AGP 2X = 3,3 Volt
  2. AGP 4X dan AGP 8X = 1,5 Volt
  3. AGP Pro = 1,5 Volt dan 3,3 Volt
Ciri-ciri VGA AGP ini bisa kita lihat dari bentuk pin yang vertical dengan bentuk yang menyerupai formasi sarang lebah. Kamu pasti bisa membedakan hal ini dengan sangat mudah saat pertama kali melihatnya.
  • PCI
Slot PCI atau Pheriperal Component Interconnect saat ini menggantikan keberadaan slot ISA sebagai standar slot VGA di awal tahun 1990-an. Teknologi slot PCI bus dengan sistem I/O 32 bit atau 64 bit diperkenalkan pertama kali pada tanun 1993.

Slot PCI sebenarnya memang dirancang supaya GPU bisa mengambil data dari memori secara langsung tanpa harus menggunakan CPU. Ciri khas lainnya yaitu bagian depan slot memiliki lekukan dan jenis pin lurus secara vertikal.

Dengan begitu, kinerja CPU bisa lebih baik untuk mengolah berbagai data dan informasi. Slot PCI ini tentu menjadi slot yang cukup penting, apalagi slot ini bisa menyalurkan data sampai 132 megabytes/detik. Hal ini tentu menjadi peningkatan yang cukup besar jika kita bandingkan dengan slot terdahulunya, slot ISA.
  • PCI Express (PCIe)
PCIe merupakan slot VGA jenis terbaru yang diperkenalkan sejak tahun 2004 silam. Sesuai namanya, slot ini merupakan hasil peningkatan teknologi dari jenis PCI sebelumnya. Salah satu peningkatan yang cukup mencolok adalah kemampuan transfer data hingga 4 gigabytes per detik. Nominal yang cukup fantastis tentunya karena versi sebelumnya hanya mampu di angka 132 megabytes per detik.

Versi slot PCIe yang beredar di pasaran yaitu PCi 1X, PCIe 4X, PCIe 8X dan PCIe 16X. Untuk PCIe 8X dan PCIe 16X digunakan untuk VGA PCI Express sedangkan PCIe 1X untuk pemasangan alat interface lainnya. Ciri khas dari PCIe ini yaitu bentuknya yang merupakan kebalikan dari PCI biasa atau versi sebelumnya.


Nah itulah beberapa penjelasan mengenai VGA mulai dari pengertian, jenis-jenis dan fungsinya. Semoga dengan adanya artikel ini kamu bisa menjadi lebih paham mengenai seluk beluk VGA karena seperti yang kita tahu VGA itu memiliki peranan yang cukup penting dalam sistem komputasi.

Referensi:
  • id.Wikipedia.org
  • Nesabamedia.com
 
Back To Top