Golepi

Situs yang Membahas Serba-serbi Teknologi | Laptop, Komputer, Smartphone, Harga, Review, Tips, dan Tutorial

Minggu, 31 Desember 2017

Kelebihan dan Kekurangan GUI & CLI yang Perlu Kamu Tahu!

Antarmuka atau interface merupakan salah satu layanan yang ada pada sistem operasi sebagai penghubung komunikasi antara sistem operasi dengan pengguna. Antarmuka ini merupakan bagian sistem operasi yang benar-benar langsung berhubungan dengan pengguna.

Seperti yang sudah dibahas pada artikel pengertian GUI dan CLI, kita tahu bahwa keduanya memiliki perbedaan. Sistem operasi basis GUI lebih ke grafis sedangkan CLI lebih ke baris perintah atau text.

Kelebihan dan Kekurangan GUI & CLI

Ada beberapa hal yang perlu kamu tahu tentang keduanya, yaitu masalah keunggulan dan kekurangan antara GUI dan CLI. Memang tidak ada yang sempurna di dunia ini, pasti ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Kelebihan dan Kekurangan GUI dan CLI yang Perlu Kamu Tahu!

1. Kelebihan dan Kekurangan GUI

Kelebihan dan Kekurangan GUI & CLI - Antarmuka GUI
Tampilan Antarmuka Grafis (GUI)

Secara singkat, saya menyimpulkan antarmuka GUI memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini penjelasannya.

a. Kelebihan GUI
  • Tampilannya sangat user-friendly dan menarik. Pengguna akan sangat dimanjakan dengan adanya simbol yang mewakili perintah tertentu dan gambar-gambar yang memudahkan pengguna untuk mengerjakan sesuatu. Tampilannya pun bagus, keren dan tidak monoton itu-itu saja. Ada banyak sekali varian gambar atau tema yang bisa diubah sesuka hati. Wajar saja banyak yang menggunakan antarmuka ini.
  • Tidak membosankan. Karena antarmuka ini lebih menekankan pada visual dan metode praktis, antarmuka ini sangat disukai oleh banyak orang. Berbagai fitur di dalamnya juga memungkinkan kita untuk bermain game, menonton video, melihat gambar dan lain sebagainya. Hal yang seperti ini tentu tidak membuat mata kita menjadi cepat bosan atau jenuh.
  • Mudah digunakan. Kemudahan yang ditawarkan pada antarmuka GUI memang amat banyak, sehingga pengguna bisa sangat mudah dalam menjalankan perangkat pintarnya. Hal ini tentu sangat memudahkan orang-orang untuk menyelesaikan berbagai tugas, berkomunikasi satu sama lain, dan lebih nyaman ketika dijalankan. Bahkan, orang yang awam sekalipun akan sangat mudah mempelajari berbagai fitur di dalamnya. Mereka mungkin tidak kesulitan saat mempelajari berbagai fitur yang ada, tinggal klik dan klik semuanya mudah.
  • Resolusi Gambar Tinggi. Keberadaan antarmuka GUI tentu sangat menyenangkan karena pengguna bisa melihat objek layaknya sebuah TV. Pengguna juga bisa melakukan hal-hal berbau visual seperti mengedit video, edit foto, melihat video dan bermain game. Bayangkan saja kalau tidak ada antarmuka seperti ini, kita tentu tidak bisa melakukan hal-hal tersebut bukan?
  • Tidak perlu ribet mengingat berbagai baris dan perintah. Antarmuka GUI sangat praktis dan instant dalam penggunaannya. Kamu tidak perlu mengingat atau memahami kode dan perintah yang sulit untuk dimengerti. Jika kamu sudah mengerti berbagai fitur di dalamnya, kamu pasti bisa merasakan sensasi yang lebih maksimal saat menyelesaikan tugas-tugas.

b. Kekurangan GUI
  • Membutuhkan spesifikasi hardware yang lebih besar dan mumpuni. Karena kebanyakan menggunakan grafis, antarmuka GUI tentu harus memerlukan spesifikasi hardware yang mendukung. Jika tidak, pasti akan ada masalah yang akan muncul.
  • Performa lebih berat. Membuka program atau aplikasi tentu membutuhkan source memori yang banyak. Selain itu, performa lainnya juga harus dibutuhkan untuk memenuhi berbagai perintah yang dijalankan. Jika memori laptop atau komputer memiliki kapasitas memori yang terbatas maka bisa saja lemot atau ngehang.
  • Biasanya berbayar. Semakin bagus fitur yang ditawarkan system operasi, semakin berpeluang juga untuk menghasilkan pundi-pundi uang. Bukan hanya itu, diperlukan juga perawatan dan pembaruan yang lebih mendalam untuk memberikan kenyamanan para penggunanya. Karena hal inilah banyak dari antarmuka GUI yang menerapkan lisensi pada produk yang dibuatnya. Contoh system operasi yang menggunakan antarmuka GUI berbayar adalah Windows dan Mac OS (Macintosh).

2. Kelebihan dan Kekurangan CLI

Kelebihan dan Kekurangan CLI
Tampilan Antarmuka Command Line Interface (CLI)

Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan antarmuka berbasis text atau CLI:

a. Kelebihan CLI
  • Efisiensi, ringan dan cepat. Bagi yang sudah ahli dan familiar dengan kode-kode, antarmuka CLI mungkin tidak akan menjadi masalah. Bahkan bagi mereka yang sudah ahli, mungkin CLI adalah pilihan yang terbaik. Selain lebih efisien, ringan dan cepat, antarmuka CLI juga bisanya lebih mudah untuk membuat/membobol konfigurasi keamanan. Berbagai hak akses keamanan mungkin bisa lebih mudah didapat dengan menggunakan antarmuka CLI. Contoh saja untuk melihat isi folder, kita hanya perlu mengetikkan perintah ls, untuk hapus perintah rm. Mudah sekali bukan?
  • Mudah dalam membuat folder dan sub folder. Membuat beberapa folder pada antarmuka CLI sangat mudah, cukup mengetik perintah mkdir maka folder baru sudah dibuat. Meski GUI juga cepat dalam membuat folder, namun dalam antarmuka CLI lebih cepat dalam hal ini.
  • Performa stabil. Karena hanya menggunakan text, antarmuka system operasi ini terlihat lebih stabil dibanding GUI. Hal ini tentu tidak akan memengaruhi aktivitas karena tidak memakan resorce memori yang terlalu banyak. Banyak juga perusahaan yang lebih suka membangun server jaringan dengan menggunakan CLI karena tingkat stabilnya, misalnya Debian Server.
  • Biasanya gratis. Mayoritas antarmuka CLI bersifat gratis dalam penggunaannya. Hal ini bisa jadi karena rata-rata antarmuka CLI menggunakan system operasi berbasis open source. Contoh system operasi yang menggunakan CLI gratis adalah Ubuntu, Debian, FREBSD, KaliLinux, dan lain sebagainya.
  • Hanya memerlukan spesifikasi hardware yang rendah, tidak muluk-muluk. Hal ini dikarenakan antarmuka CLI hanya menggunakan perintah text, tanpa menggunakan grafis berat sama sekali.
  • Jarang terkena virus. Selain beberapa kelebihan yang sudah dijelaskan sebelumnya, antarmuka CLI juga mungkin jarang terkena virus atau malware. Apalagi jika sistem operasinya berasal dari Linux yang umumnya sangat jarang diserang virus bandel.
b. Kekurangan CLI
  • Bagi pengguna awam, terkesan tidak menarik dan sangat membosankan. Bayangkan saja, kamu melihat layar tanpa adanya gambar atau visual apa pun. Hanya ada background hitam dan text yang berwarna putih. Apa yang kamu rasakan pertama kali? Kalau saya sendiri sih sudah tentu sangat bosan melihatnya.
  • Harus menghafal/mengerti berbagai kode baris dan perintah. Selain tampilan yang gitu-gitu saja, kamu juga harus mengingat berbagai baris untuk menjalankan suatu perintah. Ini tentu menjadi sangat ribet apabila kamu menginginkan sesuatu yang instant dan praktis. Misalnya kamu ingin internetan melalui antarmuka CLI, kamu harus terlebih dahulu membuat konfigurasi tertentu agar kamu bisa terkoneksi dengan internet. Jika kamu masih pemula, hal ini tentu menjadi sangat sulit dan ribet, bahkan mungkin saja konfigurasimu salah dan harus dicek satu per satu.
  • Salah Perintah Bisa Fatal. Biasanya antarmuka CLI tidak terlalu banyak menanyakan hal, karena semuanya mungkin serba simpel. Antarmuka ini secara otomatis akan menjalankan berbagai perintah yang dimasukkan. Misalnya saat membuat server jaringan dan ternyata ada beberapa perintah yang belum diinterupsikan, maka kemungkinan jaringan akan gagal dibuat. Perlu pengecekan mendalam di setiap baris perintah yang dijalankan. Bagi yang belum terlalu mahir, cara ini mungkin tampak ribet dan sangat membingungkan.
  • Risiko Kehilangan File Lebih Besar. Saking cepatnya menggunakan baris kode, mungkin saja kita tanpa sengaja melakukan kesalahan. Misalnya saat ingin menghapus file dengan rm, kita tentu harus mencari lokasi file atau targetnya dengan benar. Jika tujuannya salah karena keteledoran kita, maka file itu bisa langsung terhapus. Ini tentu memiliki risiko yang lebih besar, apalagi jika file tersebut penting.

Nah itulah dia beberapa penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan GUI dan CLI. Sebagai pengguna, kita tentu harus bisa memilih dengan selektif antarmuka mana yang lebih cocok untuk kita gunakan.

Kalau untuk pelajar atau orang yang tidak ingin hal-hal berbau teknis, mungkin GUI lebih cocok buat mu. Sebaliknya, kalau kamu suka pemrograman dan menjadi seorang ahli dalam bidang IT maka CLI lebih sesuai untuk digunakan.

So, kamu pilih antarmuka GUI atau CLI?

Silakan tinggalkan pesan jika Anda punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan.

 
Back To Top